Wednesday, December 25, 2024

PROFIL NEGERI PASANEA

Tags

   Profil Negeri Pasanea Kecamatan Seram Utara Barat

   Kabupaten Maluku Tengah



1.1.      Kondisi Negeri

 

Letak dan Luas Wilayah

Negeri Pasanea termasuk dalam wilayah Kecamatan Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah. Terletak di arah utara Kabupaten Maluku Tengah, dengan Jarak 0 km dari kantor Camat Kecamatan Seram Utara Barat di Pasanea. Jarak Negeri Pasanea dari Kantor Bupati Kabupaten Maluku Tengah sekitar 120 km dan waktu tempuh dari Pasanea ke kota Kabupaten menggunakan kendaraan bermotor (sepeda motor dan mobil) sekitar 2 - 3 jam perjalanan. Sedangkan untuk menuju ke Kantor Camat Kecamatan bisa menggunakan kendaraan bermotor atau jalan kaki juga dengan waktu tempuh 2 - 5 menit. Jarak menuju Kota Kabupaten Maluku Tengah di Masohi yang cukup jauh, namun dengan kondisi infrastruktur jalan yg semakin baik maka akses dari Negeri Pasanea ke kota Kabupaten Maluku Tengah di Masohi tidak mengalami kendala dan hambatan apapun.

Negeri Pasanea  ini terdiri dari 4 wilayah rukun tetangga (RT), yakni ; RT. 01, RT. 02, RT. 03, RT. 04,. Tata letak pemukiman masyarakat memanjang dari timur ke barat sesuai kondisi letak. Batas wilayah Negeri Pasanea adalah sebagai berikut :

§  Sebelah Utara                   : Laut Seram;

§  Sebelah Selatan                : Hutan Negara

§  Sebelah Barat                   : Negeri Adm. Labuan;

§  Sebelah Timur                   : Negeri Adm. Karlutu Kara,

                                         Kecamatan Seram Utara Barat



Topografi dan Jenis Tanah

 

Negeri Pasanea secara topografi berupa dataran rendah dan perbukitan  dengan ketinggian antara 0 s.d 300 m di atas permukaan laut (dpl), sehingga tergolong dataran rendah. Suhu di daerah ini cukup bervariasi antara 25 derajat di saat paling dingin dan 35 derajat di saat paling panas. Jenis tanah yang ada di wilayah sebagian besar adalah tanah hitam kecoklatan.

Iklim

Iklim merupakan salah satu faktor yang berpengaruh pada pertumbuhan tanaman. Iklim Negeri Pasanea  termasuk dalam daerah dengan tipe iklim D, dengan nilai Q antara 60% – 100%. Nilai Q adalah perbandingan antara banyaknya bulan basah dibagi dengan bulan kering kali 100%.

 

Sarana dan Prasarana

 

Sebagai Kota Kecamatan Sarana perhubungan yang digunakan ke Kantor Camat ada yang menggunakan kendaraan roda dua ada juga yang jalan kaki, sedangkan ke Masohi sebagai Ibu kota Kabupaten dihubungkan dengan jalan darat dengan kontruksi jalan beraspal.

Keadaan jalan yang sudah beraspal dan adanya mobil angkutan yang masuk mengakibatkan mobilitas dalam kegiatan sehari – hari masyarakat menjadi tinggi, sehingga banyak masyarakat desa, yang melakukan urbanisasi pertama kaum muda. Pekerjaan sehari-hari yang ditekuni masyarakat ada yang bekerja sebagai petani, nelayan dan juga sebagai karyawan perusahaan kelapa sawit.. Bagi masyarakat yang bekerja sebagai pedagang atau mau bekerja keluar kota merasa sangat terbantu dengan adanya prasarana jalan angkut ini.

 

Sistem Usaha Tani

Ditinjau dari jenis komoditas yang diusahakan, sistem usaha tani yang ada di Negeri Pasanea  dibedakan menjadi dua, yaitu komoditas pertanian seperti jagung, ketela, dan kacang-kacangan komoditas kehutanan seperti, kelapa dan coklat. Sedangkan ditinjau dari rotasinya dapat dibedakan menjadi dua komoditas, yaitu yang mempunyai rotasi lebih dari satu tahun dan yang kurang dari satu tahun. Yang dimaksud rotasi disini adalah jangka waktu tanaman tersebut ditanam sampai dengan tanaman tersebut tidak ekonomi lagi diproduksi.

Jenis komoditas pertanian yang ada di negeri Pasanea terdiri dari jagung (zeimays indurate),  ubi rambat, ubi kayu (manihot utilissima), dan sebagian besar adalah tanaman jagung dan ketela pohon. Keempat komoditas pertanian tersebut ditanam pada lahan yang sama secara bergiliran sesuai dengan musimnya. Pola pergiliran tanaman ini berlangsung dalam jangka waktu satu tahun. Pada umumnya jagung dan ubi kayu ditanam pada awal musim penghujan (oktober – November) namun hal ini berlaku jika lahan yang ada kekurangan air. Untuk lahan muda dalam mendapatkan air tidak menggunakan pola pergiliran karena setiap tahunnya hanya ditanami dengan jagung saja.

Jumlah lahan yang kekurangan air atau biasa disebut dengan tanah kering luasannya selalu meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini terjadi karena tekanan jumlah penduduk sehingga air yang seharusnya masuk kelahan kebun lebih banyak digunakan untuk keperluan rumah tangga.  

 2.1.2. Demografi.

Jumlah penduduk Negeri Pasanea  pada tahun 2023 ada sebanyak 1.219 jumlah kepala keluarga 257 KK jumlah jiwa yang terdiri dari laki-laki 658 jiwa dan perempuan 561 jiwa. Rata-rata setiap keluarga terdiri dari empat anggota keluarga. Komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin dapat dilihat pada tabel berikut  :




Dari tabel di atas dapat diamati bahwa golongan usia produktif berjumlah 838 jiwa (69,20%) dan golongan usia tidak produktif adalah 79 jiwa (6,52%). Kenyataan ini menunjukan bahwa tenaga kerja yang tersedia di Negeri Pasanea bisa mengisi peluang kerja, sementara itu lapangan kerja yang tersedia sebagian besar adalah dibidang pertanian karena lahan pertanian cukup tersedia dengan keadaan tanah yang subur, selain itu juga terbuka lapangan kerja atau kesempatan kerja yang digeluti masyarakat yaitu di bidang perikanan dan peternakan.

 Tingkat pendidikan di Negeri Pasanea tergolong rendah, hal ini disebabkan kesadaran masyarakat tentang melanjutkan pendidikan anak setelah tamat SMA ke perguruan tinggi masih minim diakibatkan karena kekurangan biaya pendidikan akibat dari pendapatan perkapita keluarga yang masih tergolong rendah.                

 Fasilitas pendidikan di Negeri Pasanea meliputi satu unit gedung sekolah dasar, Sekolah PAUD Jumlah siswa sebanyak 25 orang dan satu UNIT SMA Negeri 1 Seram Utara Barat. Sebagian besar penduduk Negeri Pasanea adalah jumlah siswa sma 264 orang, dan yang lulus sma 90 Orang dan urutan kedua adalah jumlah siswa SMP sebanyak 120 orang. Dan yang lulus siswa smp sebanyak 40 orang dan selanjutnya jumlah siswa SD sebanyak 152 orang dan yang lulus siswa SD 31 orang dan yang tamat Akademi/Perguruan tinggi sebanyak  12 orang, Pasca Sarajana jumlah 3 Orang Dan jumlah yang tidak sekolah sebanyak 50 orang

Komposisi penduduk Negeri Pasanea berdasarkan tingkat pendidikannya dapat dilihat pada tabel berikut:


2.1.3. Keadaan Sosial

Kehidupan masyarakat negeri Pasanea  pada umumnya adalah Petani tradisional  atau pekerja kebun yang menenam umbi umbian seperti  singkong keladi, umbi jalar dan tanaman lainnya seperti jagung dan lain-lain, dan sebagian lagi adalah nelayan tradisional yang mencari ikan dengan menggunakan sampan seadanya. juga sebagian

 

2.1.4. Keadaan Ekonomi

Sebagian besar keluarga di Negeri Pasanea mempunyai mata pencaharian di bidang pertanian. Menurut catatan monografi Desa tahun 2023, jumlah kepala keluarga yang bekerja di bidang pertanian sebanyak 424 orang, dan Bidang Nelayan sebanyak 27 orang sedangkan yang tidak teridentifikasi sebanyak 16 orang, dan sisanya bekerja di bidang lain seperti pengusaha, buruh, pedagang, PNS/TNI/POLRI, pengangkutan, dan sebagainya. Untuk jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut :

Luas desa secara keseluruhan sebesar 30.000 Ha. Hal tersebut dapat dilihat dari luas lahan untuk kegiatan pertanian yaitu  sebanyak  925,32 Ha dan tanah kering seluas  45 Ha. Sedangkan  untuk hutan Negara sebanyak 3.403,7 Ha. Lahan yang digunakan untuk kuburan, lapangan, jalan dan pemukiman seluas  62,50 Ha. Perincian masing-masing penggunaan lahan di Negeri Pasanea dapat dilihat pada tabel berikut :

Selain bekerja sebagai petani, pada umumnya penduduk juga memelihara ternak. Pilihan pemeliharaan ternak ditujukan sebagai tabungan hidup, juga untuk memanfaatkan lahan Negara yang sebagian besar merupakan ladang rumput sehingga hijauan pakan ternak sangat mudah didapat. Jenis ternak yang dipelihara adalah kambing, sapi, ayam. Pemeliharaan ternak oleh para petani sifatnya hanya berupa pekerjaan sambilan bukan sebagai pekerjaan pokok. Hijauan makanan ternak (HMT) diperoleh dari pekarangan,  dan sebagian besar dari hutan milik Masyarakat.


1.1.      Kondisi Pemerintahan Negeri

 

Pemerintahan disini diartikan organisasi dan atau lembaga yang memberi pelayanan kepada masyarakat. Secara umum adanya undang-undang, peraturan pemerintah, keputusan presiden, peraturan daerah dan keputusan pimpinan daerah, adalah aturan main yang memberi gerak berjalannya lembaga-lembaga tersebut. Kelembagaan masyarakat adalah suatu himpunan norma-norma dari tingkatan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok di dalam kehidupan masyarakat, dimana wujud konkritnya adalah asosiasi. Lembaga-lembaga  yang ada di negeri adalah sebagai berikut:


2.2.1. Pembagian Wilayah Negeri

Pembagian wilayah Negeri Pasanea terdiri dari empat rukun tetangga. Pada wilayah negeri dipimpin oleh kepala pemerintah negeri, sedangkan untuk melaksanakan roda pemerintah di wilayah rukun tetangga dibantu oleh ketua-ketua RT. Sedangkan menyangkut dengan urusan adat-istiadat pada wilayah Negeri Pasanea diatur secara langsung oleh kepala pemerintah negeri Pasanea, sedangkan tradisi kearifan lokal masyarakat Pasanea diatur oleh sesepuh masyarakat Pasanea.

 

2.2.2. Struktur Organisasi Pemerintah Negeri

Berdasarkan bagan struktur organisasi pemerintah Negeri Pasanea , maka dapat digambarkan struktur organisasi dan komposisi personalia pemerintah Negeri Pasanea  sebagai berikut :

·        Kepala Pemerintah Negeri            :  MUNAJIB SALAPUTA, S.Pd;

·        Kepala Seksi Pemerintahan             :  Hasanudin Sangaji;

·        Kepala Seksi Pelayanan                   :  Usman Sangaji;

·        Kepala Seksi Kesejahteraan             :  Aujar Salaputa

·        Sekretaris Negeri                             :  Johan Salaputa, SE

·        Kepala Urusan Perencanaan            :  Taher Wama, S.AP

·        Kepala Urusan TU & Umum            :  Ayusari Salaputa, SH;

·        Kepala Urusan Keuangan                :  Anwar Salaputa;

·        Operator                                         :  Yuslan Salaputa, SH


1.1.      Potensi

Beberapa potensi yang dapat mendukung pelaksanaan pembangunan negeri Pasanea di berbagai bidang, diantaranya:

Bidang Pemerintahan, potensinya antara lain; karakter kepala pemerintah negeri dan masyarakat yang demokratis, karakter masyarakat yang terbuka, dan adat istiadat serta budaya masyarakat yang menjunjung tinggi kejujuran. Potensi anggaran pendapatan belanja negeri (APB negeri) antara lain belum terkelolanya petuanan Pulau Tujuh secara maksimal baik di darat maupun di laut.

Bidang Kesehatan, potensinya antara lain; meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan adanya puskemas perawatan, yang didukung dengan tenaga medis dan paramedis yang memadai, dibantu dengan tenaga / kader posyandu yang terdiri yang terdiri dari dua orang kader posyandu serta kegiatan promosi kesehatan ibu hamil, bayi dan belita yang dilaksanakan rutin oleh bidan desa dan kader-kader posyandu pada setiap bulan di Negeri Pasanea.

Bidang Pendidikan, potensinya antara lain; mendekatkan pelayanan pendidikan dan meningkatkan kualitas pendidikan dengan membangun sekolah dasar atau sederajat SD, SMA Negeri 1 Seram Utara Barat, dengan menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga.

Bidang Sarana dan Prasarana, potensinya antara lain; meningkatkan pelayan warga pada aspek kebutuhan sarana dan prasaran sosial dasar dalm mendukung peningkatan pendapatan masyarakat, diantaranya adalah jalan rabat beton (setapak), dan talud penahan ombak.

Bidang Sosial Budaya, potensinya antara lain; terdapat tokoh-tokoh masyarakat yang kharismatik dan kader-kader negeri yang terlatih dalam pengorganisasian masyarakat dan mempunyai ketrampilan beberapa jenis olah raga dan kesenian tradisional.

Bidang Lingkungan Hidup, potensinya antara lain;  daerah perairan Pulau Tujuh yang belum dikelola secara maksimal, Pulau Tujuh juga memiliki potensi wisata bahari yang sangat mendukung jika di eksploitasi oleh pihak-pihak terkait yang memiliki basic tentang pariwisata.

 Bidang Koperasi dan Usaha Masyarakat : potensinya antara lain; terdapat pengusaha perorang sebanyak 15 orang, usaha bersama sebanyak 2 kelompok, aneka usaha sebanyak 8 kelompok. Kelompok masyarakat dengan usaha ekonomi produktif ini merupakan penyokong pertumbuhan ekonomi di Negeri Pasanea.

Bidang Pertanian, Perkebunan dan Peternakan, potensinya antara lain; lahan-lahan pertanian yang luas yang sebagian besar adalah pegunungan dengan bebatuan yang cadas membuat masyarakat tidak dapat mengelola hutan dengan baik.

Bidang Perikanan dan Kelautan, potensinya antara lain; terdapat laut Negeri Pasanea dengan potensi untuk pemasangan rompon, areal tangkap berbagai jenis ikan dasar laut (Udang dan taripang), terutama pada perairan Pulau Tujuh denga hasil laut yang melimpah.

1.2.      Masalah.

Pada saat yang sama juga terdapat sejumlah masalah dalam beragam bidang di negeri Pasanea, antara lain:

Bidang Pemerintahan, masalah antara lain; kepala pemerintah negeri dalam melaksanakan tugas tidak didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai diantaranya tidak memiliki Kantor Negeri yang representatif.

 Bidang Kesehatan, masalah antara lain; rendahnya pengetahuan warga tentang perilaku hidup sehat, sanitasi, pengatahuan akan gizi yang rendah  serta warga sering menderita sakit diare, malaria dan ISPA merupakan masalah kesehatan yang diidentifikasi sebabnya sehingga arah dan kebijakan pembangunan Negeri Pasanea, dapat meminimalkan masalah-masalah tersebut;

Bidang Pendidikan, masalah antara lain; kurangnya bantuan pemerintah dalam hal pengadaan buku-buku pembelajaran pegangan siswa baik siswa SD, maupun SMA, namun untuk anak usia sekolah sudah tertampung dan tidak ada anak usia dini yang putus sekolah atau terancam putus sekolah.

Bidang Sarana dan Prasarana: masalah antara lain; Rusaknya Balai Pertemuan yang sudah termakan Usia, belum adnya pagar negeri yang representatif, infrastruktur jalan dalam kecamatan yang belum di aspal secara keseluruhan, MCK, gedung pemuda, pagar negeri yang belum selesai, pagar sekolah SD, SMA, gedung perpustakaan SD, SMA yang tidak ada dan tidak mendukung peningkatan kwalitas siswa secara khusus dan masyarakat pada umumnya.

Bidang Sosial Budaya: masalah antara lain; belum memiliki rumah adat dan terbatasnya pengetahuan tentang kerajinan tangan dan seni tarian budaya yang saat ini hampir tidak menyentuh dikalangan generasi muda, budaya-budaya yang telah terbentuk sejak zaman leluhur sehingga hubungan kekeluargaan selalu terjalin dengan baik sampai saat ini. Namun peningkatan dan pelestarian terhadap adat istiadat dan budaya perlu ada campur tangan dari instansi terkait.

Bidang Lingkungan Hidup: masalah antara lain; membuang sampah dan tinja di sembarang tempat sehingga terjadi pencemaran pada pemukiman/rumah warga dan sejumlah wilayah pantai terus mengalami abrasi dan potensial menghancurkan permukiman/rumah warga, terutama daerah pesisir pantai.

Bidang Koperasi dan Usaha Masyarakat : masalah antara lain; kurangnya pengetahuan dan terbatasnya modal usaha warga untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarganya, kelompok-kelompok usaha juga belum jadwal pertemuan rutin dan aturan dasar juga merupakan masalah dalam menangkap peluang usaha dan kelemahan dalam organisasi kelompok dalam pengambilan keuputusan.

Bidang Pertanian: masalah di bidang pertanian antara lain, kurangan pengetahuan dalam pola becocok tanam, banyaknya hama babi, sulitnya mendapat bibit tanaman dan kurangnya hasil panen maka sangat  mempengaruhi kebutuhan masyarakat.

Bidang Perikanan: masalah di bidang perikanan antara lain, pada musim ombak (timur) masyarakat kesulitan untuk mendapat ikan segar dan terbatasnya sarana produksi nelayan dan kalaupun ada, maka harganya cukup tinggi dan ini juga di sebabkan karena ada kelompok masarakat yang membeli hasil tangkapan masyarakat dan kemudian di jual ke kota.

1.1.      Visi dan Misi

 

1.1.1.  Visi

 

Berdasarkan deskripsi potensi dan masalah  diatas, maka Visi pembangunan Negeri Pasanea lima tahun kedepan adalah TERWUJUDNYA MASYAKARAT NEGERI PASANEA YANG RELIGIUS, MAJU, AMAN, SEHAT, CERDAS BERBUDAYA PARTISIPATIF DAN INOVATIF”.

  4.1.2. Misi

1.   Terwujudnya peningkatan iman dan taqwa dalam kehidupan masyarakat

2.   Mewujudkan generasi muda islam yang memiliki kreativitas dalam mengimplementasi nilai-nilai islam

3.   Mewujudkan generasi muda yang cinta alquraan dan memiliki semangat yang tinggi dalam menghidupkan siar siar islam

4.   Mengoptimalkan potensi sumber daya alam negeri untuk peningkatan kesejahteraan masyrakat

5.   Mewujudkan stabilitas keamananan bagi masyarakat baik secara internal di dalam negeri maupun secara eksternal dengan masyarakat yang ada dalam wilayah kecamatan seram utara barat secara khusus dan masyarakat yang ada dalam wialyah kabupaten maluku tengah.

6.   Mewujudkan masyarakat yang berperilaku hidup bersih sehat, dan cerdas dalam memanfaatkan ilmu penegetahuan dan teknologi

7.   Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pemberdayaan usaha kecil dan menegah dengan memanfataakan bantuan modal, usaha dan kegiatan pelatihan yang berkompeten.

8.   Meningkatkan penataan keuangan negeri dengan baik dan efektif.

9.   Meningkatkan fungsi kelembagaan mulai dari rt, kpmn, saniri negeri, pemerintah negeri, organisasi pemuda, remaja mesjid dan organisasi sosial masyarakat lainnya.

10. Meningkatkan tatakelola administrasi pemerintah negeri dan pelayanan berbasis sistem informasi

11. Memngoptimalkan pembangunan di sektor pertanian dan perkebunan melalui penyediaan bibit unggul.

12. Mewujudkan pemanfaatan lahan di pulau tujuh untuk penanaman kelapa dalam secara merata guna peningkatan produktivitas kopra dan komuditas lainnya.

13. Mengoptimalkan pembanguan di sektor perikanan dengan menyediakan alat tangkap yang memadai.

14. Meningkatkan penghasilan asli desa dengan menyiapkan sdm dalam mengembangkan bumneg melalui pelatihan pengelolaan dan penguatan modal bumneg

15. Meningkatkan detinasi pariwisata yang aman, nyaman, menarik, mudah dicapai, berwawasan lingkungan, meningkatkan pendapatan asli negeri.

16. Meningkatkan partisipasi dan peran serta masyarakat dalam pembangunan  yang berkelanjutan.

17. Menciptakan layanan pemerintah negeri yang cepat tanggap terhadap keadaan dan aspirasi masrakat dengan terjun langsung melihat situasi dan kondisi masyarakat di negeri.

18. Meningkatkan pembangunan sarana prasarana tempat ibadah dan sarana prasarana umum lainya guna terciptanya keselarasan dan layanan pembagunan di negeri

 

4.2. Kebijakan Pembangunan Negeri

 

Guna mewujudkan Visi dan Misi negeri pada tahun 2023, maka kebijakan pembangunan Negeri Pasanea  diarahkan untuk mejawab masalah atau kebutuhan warga. Mengingat banyaknya masalah dan kebutuhan akan pembangunan negeri serta pemberdayaan masyarakat Negeri Pasanea, maka kebijakan pembangunan negeri di berbagai bidang, diarahkan lima tahun kedepan dengan kriteria ; pemenuhan kebutuhan masyarakat banyak, dukungan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan dukungan akan potenasi negeri. Berdasarkan hasil pengkajian keadaan negeri dan penentuan peringkat tindakan yang layak di negeri, maka selanjutnya kebijakan pembangunan negeri difokuskan pada beberapa bidang sebagai berikut :

*          Bidang pemerintahan;

*          Bidang Keagamaan

*          Bidang Teknologi

*          Bidang kesehatan;

*          Bidang pendidikan;

*          Bidang sarana prasarana;

*          Bidang sosial budaya;

*          Bidang koperasi dan usaha masyarakat;

*          Bidang perikanan dan kelautan;

*          Bidang pertanian, perkebunan dan peternakan

 

Masalah dan dukungan potensi perencanaan pembangunan negeri juga merupakan aspek penting dalam menentukan arah dan kebijakan pembangunan negeri secara demoktratis, partisipatif dan bekerlanjutan.

Arah kebijakan pembangunan negeri, potensi dan masalah perencanaan pembangunan dapat diurai berikut ini.

 

4.2.1. Arah Kebijakan Pembangunan Negeri

 

Berdasarkan atas Visi dan Misi di atas maka arah kebijakan pembangunan Negeri Pasanea  adalah sebagai berikut:

Bidang Pemerintahan: meningkatkan kemampuan aparat dalam pelayanan bidang pemerintahan, mewujudkan pemerintahan negeriyang bersih melalui transparansi dalam perencanaan pembangunan dan pengembangan informasi program masuk negeri dan penggunaan ADD/N, akuntabilitas (pertanggungjawaban) dalam pelaksanaan program pembangunan dan penggunaan dana-dana pembangunan baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun pendapatan negeri, serta meningkatkan pendapatan asli negeri dengan menetapkan peraturan negeritentang pengelolaan pertuanan darat dan laut.

Bidang Kesehatan: melembagakan perilaku hidup sehat dan sanitasi yang baik, peningkatkan pengetahuan warga tentang pemenuhan gizi yang cukup, mendorong peran bidang desa dan kader posyandu dalam pelayanan kesehatan secara rutin dengan obat-obatan dan peralatan yang optimal di Puskesmas, serta kerja sama dengan dinas kesehatan kabupaten, PNPM MPd dan GSC untuk kegiatan penyuluhan kesehatan kepada warga.

Bidang Pendidikan: meningkatkan pelayanan dan kualitas pendidikan di berbagai tingkatan (TK PAUD, SD, SMP dan SMA) dengan pembangunan gedung dan fasilitas pendukung aktifitas belajar sesuai kurikulum dan kebutuhan lainnya, guna mendorong proses mengajar dan belajar dengan aktif dan fokus, dengan tujuan mencerdaskan anak usia sekolah secara khusus dan pembangunan rumah pintar kepada warga sebagai upaya peningkatan pengetahuan warga Pasanea secara umum.

Bidang Sarana dan Prasarana: menambah sarana dan prasarana sosial dasar dalam menopang pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan warga, pengembangan pipanisasi air bersih dengan sasaran memperpendek jarak dan waktu pengambilan air bersih, pembangunan drainase, pembangunan jalan produksi tani, pembanguan talud penahan abrasi dan erosi, pembangunan perumahan layak huni dan pembangunan faslitas umum lain yang mendukung peningkatan pelayanan berbagai lembaga kepada warga Negeri Pasanea.

Bidang Sosial Budaya: menjadikan masyarakat yang berbudi pekerti luhur dengan melembagakan musyawarah dalam menyelesaikan perbedaan pendapat; menjadikan masyarakat yang berdisiplin dengan membudayakan jam belajar masyarakat; serta meningkatkan persatuan dan kesatuan serta toleransi beragama demi terwujudnya kedamaian, ketentraman, keamanan, kenyamanan dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat melalui pengembangan kegiatan olah raga dan kesenian tradisional.

Bidang Koperasi dan Usaha Masyarakat: pengembangan pengetahun, ketrampilan dan modal usaha untuk warga yang bergerak diberbagai jenis/aneka usaha dan koperasi melalui kerjasama dengan dinas koperasi, PNPM Mandiri Perdesaan dan BRI Cabang Masohi untuk mendapatkan kredit modal usaha dengan bunga rendah. Guna pengelolan modal usaha secara baik, maka pemerintah negeri berupaya melakukan pemberdayaan dan pembinaan kelompok usaha dengan kegiatan-kegiatan pelatihan-palatihan dasar kewirausahaan;

Bidang Pertanian, Perkebunan dan Peternakan: meningkatkan perekonomian masyarakat dengan meningkatkan hasil pertanian masyarakat dengan mengembangkan penggunaan pupuk organik dan pemberantasan hama dan penyakit tanaman secara hayati; meningkatkan pengolahan hasil pertanian, khususnya sagu, pala dan kopidengan bekerja sama dengan dinas pertanian; meningkatkan volume perdagangan, khususnya hasil pertanian dengan menjalin kerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta para penyuluh lapangan.

Bidang Perikanandan kelautan: menjaga kawasan-kawasan tertentu sebagai kawasan konservasi perikanan dan mengembangkan budidaya perikanan dengan pengembangan kelompok-kelompok perikanan yang produktif.

4.2.2. Potensi dan Masalah Perencanaan Pembangunan Negeri

 

A.  Potensi:

Sebagian besar warga yang memeliki hubungan persaudaraan serta  dukungan akan potensi sumberdaya alam melimpah dan karaktek kepala pemerintah negeri dan warga yang demokratis merupakan potensi utama dalam perencanaan pembangunan. Potensi ini semakin terasa dengan komitmen pemerintah pusat dan daerah yang memberikan fasilitasi kepada para pelaku pembangunan melalui pelatihan dan sosialisasi, serta dukungan dana yang disalurkan melalui sejumlah program.

B. Masalah:

Berbagai kelembagaan di negeri seperti, pemerintah negeri, badan saniri negeri dan lembaga pemberdayaan masyarakat yang sudah terbentuk namun masih membutuhkan arahan dan bimbingan dari instansi terkait, karena begitu kurangnya pemahaman terhadap tugas dan tanggungjawab serta peran yang diemban untuk pelaksanaan  pembangunan, pemerintahan dan kemasyarakatan di negeri.

Letak pemukiman ditepi pantai dengan latar belakang pegunungan batu cadas yang tinggi sehingga saran perhubungan darat sangat sulit akibat jalan berbatu yang belum diaspal membuat aktifitas masyarakat selalu terganggu dan mencari jalan laut untuk menuju ke negeri – negeri tetangga. Hal ini juga merupakan hambatan dalam membangun perencanaan pembangunan secara partisipatif.

 

4.2.3. Program Pembangunan Negeri

              Berdasarkan atas potensi dan masalah di atas maka beberapa

              program pembangunan akan dilaksanakan di Negeri Pasanea ,

              diantaranya:

Bidang Pendidikan:

a.  Peningkatkan kualitas pelayanan pendidikan khususnya pada pendidikan usia dini;

b.  Program peningkatan kualitas dan mutu pendidikan dasar (SD, SMP dan SMA);

c.  Program peningkatan pendidikan luar sekolah bagi seluruh lapisan masyarakat;

d.  Program pendidikan aparatur pemerintahan negeri;

e.  Program pendidikan ketrampilan bagi generasi muda/anak putus sekolah.

Bidang Kesehatan:

a.  Peningkatkan derajat kesehatan gizi bayi, belita dan ibu hamil

b.  Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang perilaku hudup sehat dan sanitasi;

c.  Peningkatan peran kader posyandu dalam pelayanan kesehatan;

d.  Pembangunan fasilitas sanitasi buat warga

e.  Penyediaan air bersih yang berkualitas kepada warga;

f.   Program pengembangan apotik hidup keluarga;

g.  Program pengelolaan gizi keluarga;

h.  Program peningkatan kesehatan masyarakat melalui pencegahan dan pemberantasan penyakit

Bidang Pemerintahan:

a.  Penguatan tata kelola pemerintahan bagi aparat negeri dan BSN;

b.  Pengelolaan pembangunan partisipatif;

c.  Program peningkatan pendapatan asli negeri (APB negeri);

d.  Pelembagaan sistem perencanaan pembangunan partisipatif;

e.  Pembangunan dan pengadaan fasilitas pendukung pelayanan kepada warga;

f.   Penyusunan peraturan negeri.

Bidang Sarana dan Prasarana:

a.  Penyediaan air bersih bagi seluruh warga;

b.  Pembangunan gedung TPQ;

c.  Pembuatan jalan produksi hasil pertanian;

d.  Pembangunan talud penahan ombak;

e.  Pembangunan pagar negeri;

f.   Pembuatan fasiliatas sanitasi, seperti;MCK

g.  Pembangunan Pasar Desa;

h.  Pembangunan rumah adat;

i.   Pembuatan Jalan Desa;

j.   Pembangunan Rumah pintar dengan perlengkapannya

Bidang Sosial Budaya:

a.  Meningkatkan ikatan kekeluargaan;

b.  Meningkatkan prestasi olah raga;

c.  Mengembangkan kesenian tradisional;

d.  Pengembangan kerajinan rakyat;

e.  Menggali kearifan lokal.

Bidang Lingkungan Hidup:

a.  Pencegahan abrasi, khususnya di kawasan pesisir daerah pantai;

b.  Penghijauan Kawasan perbukitan yang gundul;

c.  Pengembangan kawasan konservasi ikan dan hasil laut;.

d.  Pelestarian hutan sebagai lahan resapan air;

e.  Pelestarian sumberdaya hayati;

f.   Pelestarian flora dan fauna lokal.

Bidang Koperasi dan Usaha Masyarakat:

a.  Penguatan kelompok-kelompok masyarakat;

b.  Peningkatan modal usaha dan pendapatan masyarakat;

c.  Pengembangan koperasi dan usaha bersama;

d.  Menggali usaha alternatif berbasis sumberdaya lokal;

e.  Pengembangan kewirausahaan.

Bidang Pertanian, Perkebunan dan Peternakan:

a.  Pemberdayaan dan pembinaan petani sayur dengan cara bercocok tanam ramah lingkungan;

b.  Pemberdayaan dan pembinaan petani ubi-ubian dengan cara bercocok tanam ramah lingkungan;

c.  Pemberdayaan dan pembinaan petani kelapa dengan pola peningkatan hasil produksi dimusim kemarau

d.  Pemberdayaan petani cengkih dengan pengadaan bibit unggul

e.  Penyuluhan dan pengadaan bibit pala, cengkih dan sayur-sayuran untuk petani;

f.   Penyuluhan dan pengadaan bibit ternak ayam, itik dan kambing kepada peternak;

g.  Peningkatan hasil pertanian dan perkebunan untuk memperkuat ketahan pangan warga;

Bidang Perikanan dan Kelautan:

a.  Pemberdayaan dan pembinaan nelayan dengan sarana ketinting dan body Viber

b.  Pemberdayaan nelayan pengadan alat tangkap ikan;

c.  Pembangunan sarana tambatan perahu nelayan;

d.  Peningkatan dan perluasan pasar hasil produksi nelayan.

4.2.4.Strategi Pencapaian

Strategi pencapaian yang akan dilakukan adalah sebagai berikut:

a.     Penataan manajemen pemerintah negeri yang dinamis, bersih dan berwibawa serta demokratis untuk mengoptimalkan kinerja perangkat negeri;

b.     Penyelenggaraan pemerintahan yang professional, kompeten dan proporsional;

c.      Menumbuhkan iklim dan system sosial politik tingkat negeriyang demokratis;

d.     Melakukan peningkatan kapasitas aparat melalui pelatihan motivasional yang menekankan pada kesadaran arti tata pemerintahan yang baik;

e.      Mendorong partisipasi dan keswadayaan masyarakat, melalui proses sosialisasi dan penyadaran;

f.       Mendorong kerjasama dengan pihak ketiga, termasuk SKPD dan LSM;

g.      Menggali dan mengembangkan nilai-nilai luhur, kearifan lokal ditengah masyarakat agar terus dilestarikan dan diperkuat,

h.     Pemberdayaan lembaga-lembaga ataupun aparatur negeri;

Penutup

Negeri ini wajib menjadi panduan dalam pelaksanaan pembangunan negeri selama lima tahun ke depan. Semua program dan kegiatan dilaksanakan dengan mengutamakan keswadayaan masyarakat dan kerjasama dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun pihak-pihak lain.

Lembaga - lembaga negeri dan masyarakat tidak saja menjadi pemanfaat atas dokumen ini tetapi juga berkewajiban untuk memantau pelaksanaannya.

Implementasi tahunan perlu dievaluasi setiap tahun untuk mengkaji hambatan pelaksanaannya dan mencari alternatif pembiayaan dengan fasilitasi kepala pemerintah negeri dan lembaga - lembaga negeri.

Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa senantiasa menjaga dan memberikan berkat, kekuatan kepada kepala pemerintah negeri, pimpinan lembaga - lembaga negeri dan seluruh masyarakat dalam upaya menciptakan masyarakat negeri yang aman, sejahtera, sehat dan mandiri.


By Editor Sek TU dan Opeartor
# Menuju Indonesia Emas




Negeri Pasanea, Pendiri PASANEAmedia, sebuah Informasi Budaya dan Transparansi Pembangunan diantaranya Pembuatan Video, Fotografi, dan Pengembangan Wisata Nusa Ituw P7, dll. Baca profil Pasanea selengkapnya, klik di sini...

This Is The Oldest Page

Komentar Facebook :

Komentar dengan Akun Google :

Ketik komentar Anda, dan klik Emoticon untuk melihat kode Emoticon Blog ini
EmoticonEmoticon